Apakah Manusia Dapat Menjelajah Waktu?

Pernah nggak sih kalian kepikiran kalo kita bisa Menjelajah Waktu?. Mungkin kalian akan menganggap mustahil karena Istilah Jelajah Waktu hanya terdapat di film film dan kartun Doraemon. Tetapi saya akan mengulasnya secara singkat & jelas.

Source Image: io9.gizmodo.com
Mungkin kalian pernah berfikir kalo waktu bisa dilintasi menggunakan Mesin Waktu. Tentu saja tidak. Karena hal tersebut hanya ada di film nya Doraemon. Waktu itu bisa dipercepat dan diperlambat namun tidak bisa mundur kebelakang! yang artinya perjalanan waktu itu tidak benar benar ada, yang ada itu cuma dilatasi waktu.

Apa itu Dilatasi Waktu?

adalah konsekuensi dari teori relativitas khusus di mana dua pengamat yang bergerak relatif terhadap satu sama lain akan mengamati bahwa jam pengamat lain berdetak lebih lambat dari jamnya. Peristiwa ini bukanlah akibat dari kesalahan jam atau faktor teknis lainnya, tetapi merupakan sifat dasar dari ruang-waktu yang dijelaskan dalam teori relativitas. (menurut om wiki)

Source Image: sainsologi.com
Sejak pertama kali alam semesta terbentuk, terciptalah ruang dan waktu yang terus meluas dan mengembang istilah kerennya yaitu The Expanding Universe. 

yang dimaksud menjelajah waktu disini adalah waktu yang dipercepat, tapi bukan waktu yang dapat mundur kebelakang, karena menentang hukum fisika.

Oke kembali ke topik 

Apakah Manusia Dapat Menjelajah Waktu?

"Ah Mustahil Itu"

Saya akan kembali mengaitkan artikel ini dengan film Interstellar yang memang berhubungan erat dengan artikel ini dan artikel saya sebelum nya yaitu lubang hitam.

Penjelasan Ilmiah nya


Apa kamu sudah nonton film Interstellar? film ini wajib kamu tonton untuk yang gemar dengan fisika dan astronomi!. Ini benar benar film yang keren sampai sampai saya menonton nya berulang kali.

Untuk menonton atau memahami film ini kamu ngga harus paham tentang fisika, cukup dengan logika dan konsep dasar fisika.

Waktu Itu Relatif

Ketika bumi sudah kehabisan bahan pangan, dan menjadi sangat gersang. Manusia mulai mencari planet diluar angkasa yang dapat dihuni.

Maka diutuslah 3 astronot salah satu nya adalah Cooper. mereka mulai mencari planet yang jaraknya ribuan tahun cahaya dari bumi melalui lubang cacing. lubang cacing itu apa? nanti saya akan bahas di artikel selanjut nya

oke lanjut

Ketika mendarat di planet Miller, Cooper menyuruh semua kawannya untuk bergegas cepat memeriksa keadaan diplanet tersebut karena waktu yang dirasakan diplanet ini sangat cepat. Yaitu 1 jam sama seperti 7 tahun dibumi!

"Waduh kok bisa?"

Iya ini benar, dan dalam dunia nyata pun dapat dibuktikan dengan teori maupun konsep nya relativitas Albert Einstein. Konsep ini disebut Dilatasi Waktu yang menjelaskan bahwa waktu itu bersifat relatif berdasarkan acuan pengamatan. Dan satu satu nya kecepatan yang bersifat konstan ya cuma kecepatan cahaya.

Dalam konsep dan Ilustrasi nya einstein menyebutkan ada sepasang anak kembar, panggil aja entong dan cecep. Lalu si entong melakukan perjalanan keluar angkasa dengan kecepatan cahaya(300.000 km/detik). setelah melakukan perjalanan beberapa jam diluar angkasa si entong ini balik lagi ke bumi dan kembali bertemu si cecep, Nah pada saat mereka bertemu waktu yang dirasakan cecep dibumi lebih cepat dari pada waktu yang dirasakan entong diluar angkasa sehingga umur cecep lebih tua dibandingkan dengan entong. Konsep ini disebut sebagai Twin Paradox



"Saya Belum Mengerti"

Memang konsep ini sangat sulit dipahami sehingga harus dipikirkan berkali kali. Saya jelaskan sekali lagi.

Tadi saya menyebutkan bahwa salah satu kecepatan yang konstan cuma kecepatan cahaya. Konstan yang dimaksud adalah tidak berubah. Si cecep ini naik pesawat berkecepatan cahaya kan? nah waktu yang dialami cecep ini sangatlah lambat bahkan tidak mengalami perubahan waktu.

Sedangkan waktu yang dirasakan entong dibumi berjalan normal.

Mengapa bisa lambat?

Karena cecep mengalami dilatasi waktu dan membentuk sebuah teori relativitas khusus yang sudah saya sebutkan tadi.

Hal ini sama seperti Cooper dan kawan kawannya saat mendarat diplanet Miller. mereka harus bergegas karena waktu yang dialami disana sangatlah lambat. Mengapa lambat?, karena planet tersebut berkecepatan cahaya. Mengapa berkecepatan cahaya? karena planet tersebut dipengaruhi lubang hitam gergantua yang menjadi objek revolusi nya planet tersebut.

Kesimpulan

Akhir nya selesai sudah pembahasannya. Kita dapat mengalami dilatasi waktu saat kita bergerak dengan kecepatan cahaya. Tentunya saat mengalami dilatasi waktu kita bisa mejadi lebih awet muda. Dan menjelajah waktu itu tidak benar benar ada. Yang ada hanyalah Dilatasi Waktu. Seperti pernyataan Stephen Hawking, jika manusia dapat Menjelajah Waktu dan kembali ke masa lalu, Pasti sudah banyak manusia masa depan yang berkunjung sekarang. Wallahualam Bis'sawab 

2 Responses to "Apakah Manusia Dapat Menjelajah Waktu?"

  1. Nice article bro,
    Soal film yang di article Kayaknya ane pernah diceritain film ini sama temen, tapi belum sempet nonton.
    Ane setuju manusia ga bakalan bisa kembali ke masa lalu,waktu tidak ada yang bisa memutarnya kecuali kehendak-NYA. diperlambat atau dipercepat sepertinya masih mungkin, kaya waktu nabi muhammmad sampe ke langit ke 7? Pake kecepatan cahaya juga pastinya..
    Keep posting bro..
    Jangan lupa intip blog ane ya..hehehe..

    BalasHapus
  2. Ntap juga sih menjelajah waktu

    BalasHapus